Wujudkan Mudik Aman Kajati Sulsel dan Forkopimda Lepas Keberangkatan Bus Mudik Gratis 1447 H
KEJATI SULSEL, Makassar– Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, menghadiri acara pelepasan program Mudik Gratis Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Acara pelepasan yang mengusung tema "Mudik Aman Berbagi Harapan" ini digelar di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar, pada Senin (16/3/2026).
Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, jajaran jajaran Forkopimda Sulsel, sejumlah Bupati/Walikota, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Sulsel Mulyadi, Kadishub Sulsel, serta perwakilan BUMN, BUMD, dan instansi terkait lainnya.
Dalam program mudik gratis tahun ini, pemerintah bersama para pemangku kepentingan menyiapkan total 35 armada bus untuk melayani masyarakat. Adapun rute tujuan keberangkatan meliputi:
* Makassar - Luwu Timur
* Makassar - Palopo
* Makassar - Pare-pare - Sidrap
* Makassar - Pare-pare - Mamuju
* Makassar - Bulukumba
* Makassar - Sinjai
* Makassar - Selayar
* Makassar - Bone
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mensukseskan acara ini, khususnya kepada jajaran BUMN dan BUMD.
"Ini merupakan acara rutinitas kita. Animo masyarakat sangat tinggi, bahkan tahun ini sampai ada permintaan penambahan bus. Semoga fasilitas ini bisa memberikan kenyamanan dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas," ujar Gubernur.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur turut menyinggung pentingnya sinergi hukum antar instansi. Di hadapan Kajati Sulsel, Andi Sudirman menyatakan harapannya untuk terus berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi terkait upaya penyelamatan aset daerah.
"Nanti saya akan minta ke Pak Kajati untuk membantu mengembalikan aset-aset milik Pemprov Sulsel. Sebelumnya, dari Polda Sulsel juga sudah ada bantuan pengembalian pendapatan daerah sebanyak 50 miliar rupiah lebih," tegas Gubernur yang disambut baik oleh Kajati Sulsel sebagai bentuk komitmen institusi Kejaksaan dalam penegakan hukum dan pemulihan aset negara (Asset Recovery).
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sulsel menjelaskan bahwa program mudik gratis ini bertujuan untuk mengurai dan mengurangi beban puncak lalu lintas pada saat arus mudik berlangsung. Sebanyak kurang lebih 500 pemudik diberangkatkan hari ini.
"Dari total armada, 13 bus ditangani langsung oleh Pemprov Sulsel dan sisanya difasilitasi oleh BUMN. Untuk menjamin kelancaran dan keamanan di jalan, rombongan mudik ini juga dilakukan pengawalan oleh Ditlantas Polda Sulsel," terang Kadishub.
Dukungan serupa disampaikan oleh Kepala Perwakilan Jasa Raharja Sulsel, Mulyadi. Ia menekankan bahwa kolaborasi Pemprov Sulsel dengan BUMN/BUMD dalam menghadirkan mudik gratis merupakan langkah strategis menekan fatalitas di jalan raya.
"Program ini sangat membantu mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas dan kepadatan kendaraan pribadi. Sebagai evaluasi, tahun lalu terdapat 52 korban meninggal dunia akibat arus mudik. Kita harap tahun ini zero accident," tutup Mulyadi.
Acara pelepasan berlangsung aman dan tertib, diiringi antusiasme warga yang hendak pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H bersama keluarga.
Makassar, 16 Maret 2026
Kasi Penkum Kejati Sulsel